Rabu, 24 Desember 2008

Ketika Cinta Tak Mau Pergi

Ketika Cinta Tak Mau Pergi


Penulis:Nadhira Khalid
Jumlah Halaman:312 Hal
Penerbit:Lingkar Pena Publishing House
Harga:Rp 31000.00 Diskon menjadi Rp 28.000
ISBN:979-3651-97-02




Gelar kebangsawanan tak serta merta membuat pemuda itu mendapatkan gadis pujaan hatinya. Kemiskinan, fitnah yang bertebaran, penolakan keluarga bahkan masyarakat sekitar, serta intrik social, mengantarkannya pada pilihan sulit antara gadis yang dicintainya dan kehormatan keluarga. Hidup menjadi demikian rumit ketika ia memutuskan untuk melupakan mimpi dan cintanya.
Ini sebuah roman lokal kontemporer percintaan sepasang remaja, lengkap dengan kontras, paradoks dan wasangka. Nadhira Khalid, pengarang yang pernah memenangi Sayembara Menulis Cerpen dan Cerber majalah Femina ini, dengan cekatan berkelit dari klise yang kerap mendatangi tema-tema cinta. Sebaliknya, ia berhasil menyodorkan detil yang luarbiasa eksotik, dengan setting sosial yang memikat.

Pura-Pura Ninja

Pura-Pura Ninja

Penulis:Beby Haryanti Dewi dan Taufan E. Prast
Jumlah Halaman:236
Penerbit:Lingkar Pena Publishing House
Harga:Rp 25000.00 Diskon menjadi Rp 22500
ISBN:979-1367-10-3





Melanjutkan kesuksesan buku Badman:Bidin dan Suparman Pulang Kampung. Buku yang berisi 12 cerita yang kocak, konyol, dan seru ini dijamin bisa membuat tertawa. Dari cerita tentang Toyib yang bercita-cita jadi pendekar, cerita tentang cowok yang berlari tergesa-gesa mengejar cintanya, kisah sebuah nama, Sidik, yang dimiliki enam orang dengan hobinya yang konyol, dan lainnya. So, membaca buku ini emang hiburan yang menyenangkan.

17 Tahun!

17 Tahun!


Penulis:Leyla Imtichanah
Jumlah Halaman:155
Penerbit:Lingkar Pena Publishing House
Harga:Rp 21000.00 Diskon menjadi Rp 19000
ISBN:979-1367-25-7



Yasamina Maryam At-Thariq, putri seorang pengusaha kaya diculik dalam perjalanan pulang ke Jakarta. Padahal gadis yang kelas dua SMA di sebuah pesantren Islam modern di Semarang itu akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke tujuh belas bersama orang tuanya dua hari lagi. Penculiknya bernama Hanif, seorang pembunuh bayaran yang baru kali ini bertugas menculik orang. Interaksi antara Yasmin dan Hanif menyadarkan Hanif bahwa apa yang sedang dilakukannya itu salah. Ia semakin menyesal telah menculik Yasmin saat bosnya memerintahkan untuk membunuh gadis itu, karena ternyata ia salah orang. Bukan Yasmin yang seharusnya diculik, tapi Nadira, sahabat dekat Yasmin. Hanif bimbang. Akhirnya, ia malah menyelamatkan Yasmin dan harus menanggung risiko dikejar-kejar oleh teman-temannya sendiri.